Seperti yang kita ketahui bahwa psikologi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya serta proses mental atau jiwa manusia. Bila kita melihat dalam perspektif islam, maka banyak sekali hal-hal yang dapat kita bahas di dalamnya. Atau yang biasa kita sebut dengan psikologi islami, yaitu ilmu yang berbicara tentang manusia, yang filsafat, teori, metodologi, dan pendekatannya didasarkan pada sumber-sumber formal islam (Djamaludin Ancok & Nashori Suroso, 1994). Selain itu, ada pula pendapat lain mengenai pengertian dari psikologi islami ini, yaitu suatu corak psikologi berlandaskan citra manusia menurut ajaran islam, yang mempelajari keunikan dan pola perilaku manusia sebagai ungkapan pengalaman interaksi dengan diri sendiri, lingkungan sekitar, dan alam keruhanian, dengan tujuan meningkatkan kesehatan mental dan kualitas keberagaman (Rumusan Simposium Nasional Psikologi Islami 1, 1994).
welcome to my blog ^.^ jangan heran yaa, blog ini isinya 'gado-gado' cz aq terbuka u/ smw hal yg ada d sekitarku ...
Rabu, 30 November 2011
Terapi Sholat
Shalat berasal dari kata kerja shalla yang berarti “memuja” ; jika dikaitkan dengan tindakan Tuhan kata ini berarti “memberkahi”, dan jika dikaitkan dengan tindakan manusia ia berarti “menyembah”. Shalat merupakan upacara atau amalan keagamaan, atau sembahyang yang berbeda dengan permohonan kepada Tuhan secara spontan yang disebut do’a. Ia terdiri dari serangkaian gerakan dan ucapan, dan karenanya ia melebihi sebuah kebaktian, atau suatu tindakan pengabdian biasa daripada istilah “prayer” (do’a) yang ada pada tradisi barat.
Langganan:
Postingan (Atom)

